Jumat, 10 Juli 2009

...H A T I...

" Ketahuilah bahwa di dalam tubuh terdapat segumpal darah , apabila ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan apabila rusak maka seluruh tubuh akan rusak , Ketahuilah ia adalah hati ." (HR . Bukhari dan Muslim) .

Hati merupakan bagian yg sangat penting dalam kehidupan manusia , hampir semua dan segala sesuatu itu dikaitkan dengan hati .. termasuk mengenal Allah Swt adalah melalui hati ( keyakinan ) bukan dengan pikiran kita , akan tetapi kalau kita memikirkan Allah dari dalam hati dengan apa yang diciptakanNya, maka hal tersebut akan menenangkan alam pikiran kita dan menambah keyakinan kita tentang keberadaan Allah Swt .
Subhanallah,Allah Swt telah menganugerahkan kepada Kita Hati yg dengan Hati inilah manusia mengetahui Allah Swt sementara anggota badan yg lain berfungsi untuk menjadi pelayannya .

Pada dasarnya hati manusia itu bisa menerima hidayah dan bisa juga menerima hawa nafsu .. Oleh sebab itu hati sangat tergantung dari bagaimana kita mengaturnya .. ibaratnya hati itu seperti benteng dan musuh .. Musuh kita adalah syaitan .. Syaitan itu ibarat musuh yang akan masuk ke dalam benteng hati kita .
" Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia "
( Qs . Al Israa' : 53 )
" ....., dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu . "
( Qs . Al Baqarah : 168 )

Jadi kalau ada orang yang menjadikan syaitan itu sebagai teman , maka orang tersebut telah melanggar ayat Al Quran .. Untuk mempertahankan benteng kita daripada musuh2 (syaitan) , maka berzikirlah kepada Allah Swt .., " (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram . "
( Terj .. Qs . Ar Ra'd : 28 )

Hati yang mati yang senantiasa dihiasi dengan hawa nafsu dan senantiasa dipenuhi dengan akhlak2 yang tercela .. Salah satu cara mempertahankan benteng kita itu dengan membersihkan ahklak2 yang tercela . Hati diibaratkan dengan kertas yang bersih. Setiap kita melakukan kesalahan dan dosa , akan ada satu titik noda di kertas tersebut., Semakin besar dosa yang kita lakukan , titik tersebut akan semakin besar . Jadi ketika kita tidak pernah membersihkan hati kita , maka hati kita tersebut akan menjadi hitam ( Naudzubillah ) . Ketika Hati dipenuhi iman , maka hati itu akan kembali kepada kebaikan , Terjadi perebutan antara berbuat baik dan tidak (sering berbolak-balik) . Faktor penyebab lain yang menekankan pentingnya menjaga hati adalah bahwa salah satu sifat hati yang utama adalah mudah berbalik dan suka berubah , Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam selalu berdoa , “ Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati, luruskanlah hati kami dalam ketaatan kepada Mu . Wahai yang memindahkan hati , palingkan hati kami Hanya kepada keta'atan kepada Mu ”.

Sesungguhnya perkara hati merupakan perkara yang besar, sehingga Allah menurunkan AlQur'an untuk memperbaiki hati Manusia, Hal yang menekankan pentingnya memperhatikan hati adalah bahwa Allah menjadikan hati sesuai hikmah dan ilmuNya , sebagai tempat bagi cahaya dan petunjukNya, Hati adalah tempat ilmu pengetahuan . Melalui hati , manusia dapat mengenal Rabbnya .Dengan hati , manusia mengenal nama2 Allah dan sifat2Nya . Dengan hati , manusia dapat menghayati ayat2 Allah Swt ..
" Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur`an ataukah hati mereka terkunci "
( Qs . Muhammad : 24).

" Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mem-punyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar ? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta , tetapi yang buta , ialah hati yang di dalam dada ."
( Qs . Al-Hajj : 46).

Semoga sekelumit tentang HATI bisa bermanfaat bagi kita semua untuk selalu menjaganya
Semoga Hati kita terjaga Untuk selalu mengingat Dan Ta'at Kepada Allah Swt .. dan tetap dalam perlindungan Allah Swt .., Amin Ya Rabbal A'lamiin .

Saya ada disini,membuat note ini,menyayangi saudara2 yang ada disini hanya karena dan izin ALLAH SWT
LUV,
VI's

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar